5 Resiko/Kelemahan Usaha Tanaman Hias

Peluang usaha tanaman hias memang menggiurkan. Terlebih bagi mereka yang hobi dengan merawat dan menanam tanaman hias yang dapat dikembangkan untuk usaha. Namun sebelum menjalankan usaha tanaman hias alangkah baiknya jika mengetahui kelemahan/resikonya.

Setiap bisnis memiliki resiko masing-masing. Pentingnya mengenali kelemahan setiap usaha yang akan dipilih agar dapat mempersiapkan langkah untuk menjalankannya dengan baik. Seperti pada usaha tanaman hias yang perlu dipelajari sebelum membuka usahanya.

Berikut resiko/kelemahan usaha tanaman hias yang perlu diketahui, untuk menghindari kerugian bagi pemiliknya:

1. Modal Besar

Resiko menjalankan usaha tanaman hias diantaranya membutuhkan modal yang cukup besar. Ketika membuka usaha tanaman hias harus memiliki modal bibit yang lengkap. Kemudian harga bibit juga meyesuaikan ukuran tumbuhan dan jenisnya.

Selain itu, biaya perawatan dan bididaya yang cukup. Sewa tempat yang tidak sedikit. Kecuali memiliki lahan yang strategis dan milik pribadi. Sehingga mengurangi modal sewa disetiap tahunnya.

2. Lokasi

Lokasi yang tidak strategis akan mempengaruhi jalannya usaha tanaman hias. Mencari tempat strategis seperti dipinggiran jalan raya akan mempengaruhi kemajuan usaha. Kemudian lokasi yang tidak terjamin keamanan akan merugikan. Maka perlu jasa sewa keamanan yang baik agar tumbuhan tetap aman.

3. Perawatan

Kelemahan usaha tanaman hias lain ialah biaaya perawatan dan sistem merawat tanaman yang tidak sembarangan. Butuh waktu untuk membuat bibit tumbuh dengan sentuhan sistem perawatan yang tepat. Sehingga kualitas tanaman tumbuh dan menarik keinginan konsumen untuk membelinya.

4. Pemasaran

Masalah yang terjadi sebagai resiko menjalankan usaha tanaman hias selanjutnya ialah terletak pada konsep pemasaran. Perlunya menjalin kerjasama kepada instansi pemerintahan maupun swasta agar mampu memanagementnya dengan baik agar menghasilkan.

5. Jenis Tanaman

Resiko selanjutnya adalah jenis tanaman. Perlu memahami sekiranya tanaman apa yang paling banyak dibutuhkan konsumen. Ketika asal membeli bibit saja tanpa melihat kebutuhan konsumen maka perputaran uang menjadi lambat. Ini disebabkan karena kurangnya rincian bibit tanaman yang disediakan.

Dari penjelasan resiko/kelemahan usaha tanaman hias tersebut dapat menjadi gambaran supaya tidak tegesa-gesa dalam menentukan usaha. Ketika suatu bisnis dijalankan tanpa mengetahui resikonya maka akan lambat dalam mengembangkannya.

Tapi pilihan tetap ada ditangan mu, jika memang sudah mempelajari semua seluk beluk usaha tanaman hias dan mampu memberikan strategi yang tepat dalam mengembangkannya maka tak salahnya anda mencobanya. Lakukan dengan fokus agar resiko/kelemahan usaha tanaman hias anda menghasilkan dan sukses.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel