5 Resiko Usaha Seblak dan Cara Pembuatannya !

Kuliner seblak adalah makanan ringan yang banyak disukai. Peluang usaha seblak cukup menggiurkan. Tapi sebelum menjalankan usaha seblak alangkah baiknya jika mengetahui resiko kelemahannya. Supaya saat membuka usaha seblak dapat diminimalisir dengan baik.

Usaha seblak kian banyak digemari, mulai kalangan pelajar, mahasiswa dan orang tua. Penting diperhatikan cita rasa dan harga yang terjangkau supaya dapat diminati oleh pembeli.

Bisnis memang menjanjikan, jika ditekuni dengan baik. Berusaha membuat terobosan usaha kuliner memiliki peluang baik. Walaupun setiap usaha yang dipilih memiliki resiko/kelemahannya masing-masing. Sebelum memulai dan memilih usaha seblak, perhatikan resiko kelemahannya berikut ini:

1. Salah Pilih Ceker

Salah memilih ceker ayam baik dari ukuran dan kualitas akan beresiko kepada banyak konsumen. Para pembeli sangat memperhatikan pilihan ceker yang anda buat untuk bahan seblak. Usahakan dalan memilih ceker, carilah ukuran yang sama. Kemudian yang segar.

Ini bertujuan akan mempengaruhi tampilan seblak ceker yang akan dijual. Pembeli akan tertarik jika usaha seblak yang dijalankan benar-benar memiliki kualitas bahan yang baik. Memilih ceker bisa dengan cara mencium aromanya saat akan dibeli. Pilihlah ceker yang tidak berbau menyengat karena kesegaran ceker yang tergolong baru.

2. Bumbu Khusus

Resiko usaha seblak lainnya adalah pada pembuatan bumbu. Bumbu khas rempah-rempah akan memikat para pembeli. Jika hanya rasa yang biasa mungkin usaha seblak anda akan biasa saja. Untuk itu, pentingnya memilih bumbu rempah dan menciptakan rasa yang khas.

Salah dalam membuat bumbu pada seblak akan mempengaruhi jumlah pembeli kedepannya. Para pembeli justru memilih seblak yang nikmat dan bukan hanya sekedar makanan asal jadi yang kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan semata. Tetapi bagaimana membuat pembeli menjadi langganan secara terus menerus. 

3. Penambahan Sayur

Ketika menjalankan usaha seblak, resiko lainnya ialah salah dalam menambahkan sayuran. Walaupun bahan sayuran murah namun perlu memahami, sayuran apa yang mesti dipilih dalam campurannya. Sehingga usaha seblak bisa berjalan dengan lancar dan menarik perhatian pembeli.

4. Proses Pembersihan

Resiko usaha seblak juga terdapat lada proses pembersihan seluruh bahan. Ketika usaha seblak dibuat tanpa memperhatikan kebersihannya maka pembeli pun semakin berkurang. Seblak adalah usaha dibidang makan yang tentu harus menjaga kebersihannya.

5. Proses Pembuatan

Proses pembuatan seblak memiliki cara yang khusus. Perlunya memahami bagaimana cara membuat seblak yang lezat supaya usaha seblak dapat diterima konsumen dengan baik dan menjadikannya laris. Proses pembuatan mulai dari ketersedian wajan yang dibuat terpisah untuk membuatnya.

Perhatikan cara menumis bumbu halus, penambahan bahan telur, dan proses pencapuran ceker. Aroma kuah ceker juga dipengaruhi oleh cara memasak yang khas. Rebusan air pada ceker akan tercium aroma wangi tidak dengan bau yang menyengat.

Cara Membuat Seblak Ceker Untuk Usaha

Salah satu penyebab usaha seblak bertahan adalah terletak pada rasa. Cita rasa bumbu rempah pilihan yang tepat akan menghasilkan tekstur seblak yang baik. Menjalankan usaha seblak perlu memahaminya agar laris manis. Diantaranya:

- Usahakan dalam proses merebus ceker sampai tingkat kematangan yang sempurna dan tekstur yang empuk.

- Sesuaikan takaran pada kaldunya agar meresap kedalam ceker. Kemudian pada tahap penumisan bumbu yang matang sampai tercium aroma bumbu yang harum.

- Masukkan pula campuran telur sampai berbutir dioseng secara merata. Kemudian tambahkan ceker dan aduk sampai merata.

- Tambahkan sayuran pilihannya misalnya
caisim dan toge diaduk sampai sayuran layu. Tamambahkan air kaldu rebusan ceker agar lezat. Aduk rata. Masukkan Bango Kecap Manis.

- Tambahkan penyedap rasa seperti garam, Royco Kaldu Ayam, merica bubuk dan sedikit gula pasir. Aduk sampai merata dan masaklah hingga matang sempurna.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel