Solusi Bengkel Motor Ramai, Omzet Meningkat !

Angnbisniss.com - Bengkel motor saya sepi gimana caranya agar ramai? Jangan bingung, ini solusinya. Bengkel motor yang ramai pasti omzet pun meningkat. Sebagai pemilik bengkel kamu perlu menerapkan strategi unik dan menarik. Kenapa bengel tetangga mu ramai dan bengkel kamu sepi? Mari kita bahas.

Bengel motor ramai pelanggan bukan karena satu aspek saja. Kamu sudah menerpakan berbagai macam cara untuk mendatangkan pelanggan tapi tetap sepi. Walaupun kualitas pelayanan dibidang service motor yang sudah profesional namun belum tentu bisa ramai seperti bengkel orang lain.

Cara Usaha Bengkel Motor Ramai Pelanggan

Ingatkah anda bahwa pembeli adalah raja? Ya, ini berlaku disegala bidang usaha. Pembeli atau konsumen sangat memperhatikan bagaiamana kamu memperlakukan mereka. Masa bodoh, pasang muka suram, cuek, terima srvice bayat selesai? Ini kebanyakan yang dilakukan para pemilik bengkel yang sepi. Nah untuk solusi cara yang ampuh simka ulasannya berikut:

1. Pelayanan Prima

Pelayanan prima adalah sikap anda dalam menarik perhatian konsumen. Bagaimana membuat mereka betah dan nyaman memakai jasa bengkel anda. Keramahan perlu diterapkan karena mereka adalah raja yang harus anda hargai. Disaat pelayanan yang prima sudah anda terpakan lihat apa yang akan terjadi? Contoh kecil mereka (komsumen) akan begitu akrab dengan anda.

2. Jujur dan Terbuka

Sifat jujur sangat rentan ditanamkan setiap orang termasuk dalam dunia usaha. Hanya karena untuk mengambil keuntungan semata para pemilik bengkel mampu mengelabui konsumennya. Yang rugi siapa, Konsumen atau anda sebagai pemilik bengkel? Jawabannya keduanya rugi. Konsumen merasa tidak puas akan hasil service kendaraan motornya, dan pemilik bengkel ikut rugi karena konsumen tak akan percaya dan akan lari ke bengel lain.

3. Bengkel Bukan Tempat Nongkrong

Banyak yang salah kiprah, para pemilik bengkel justru malah menyediakan tempat nongkrong teman-temannya. Apa yang akan terjadi? Coba amati, ketika kamy dan teman-teman bercanda dan berkumpul ramai-ramai dibengkel mu, apakah konsumen tertarik untuk memakai jasa bengkel anda? Tentu tidak. Konsumen mu malah jadi was-was karena malu, ada rasa takut karena banyak orang, dan perasaan lainnya.

Solusinya adalah jangan jadikan usaha bengkel mu sebagai tempat tongkrong. Kalau bisa pisahkan tempat tongkrongan dengan dengan jarak yang tepat dari bengkel mu. Coba anda pakai cara ini, pelanggan mu perlahan akan berdatangan.

4. Buka Warung Klontong

Bengkel vs warung klontongan adalah satu kesatuan yang saling melengkapi. Orang melakukan service dan menunggunya sampai selesai pasti butuh rokok (bagi perokok aktif), pulsa, dan lainnya. dan pasti mereka membeli ke warung anda. Lumayan sekali mendayung dua pulau terlampawi artinya selain mendapatkan pemasukan dari bengkel juga dapat hasil dari warung klontongan anda.

5. Jangan Rewel

Ketika konsumen datang ingin menambah angin ban, tak perlu banyak komentar ini itu. Misal tutup pentil tidak ada, tak perlu kamu komentari fokus saja isi angin. Atau lebih baik kamu tawarkan tutuo bengel bekas pakai yang masih layak secara gratis. Ini memikat hati pelanggan dengan cara yang baik saja.

6. Ucapkan Terimakasih

Banyak pemilik bengkel yang jarang mengucapkan terimakasih kepada konsumen. Mereka malah menunggu ucpakan konsumen berkata terimakasih. Sekarang cara itu kamu balikkan, kamu pakai ucapan terimakasih kepada para konsumen dengan penuh ramah dan mimik wajah yang ceria.

7. Rasa Melayani

Layani konsumen mu bukan teman nongkrong mu. Usahakan obrolan anda dengan teman nongkrong disekitar mu kamu hentikan ketika melihat calon konsumen sudah berhenti ke bengkel anda. Fokus berkomunikasi dengan konsumen, cuekkan saja orang-orang yang hanya ngecoh baur dibengkel mu. Jadi buat rasa melayani dengan sungguh-sungguh sekecul apapun service an konsumen mu.

8. Tarif Standar

Tarif terlalu tinggi pasti bengkel mu sepi peminat, minim pemasukan, alhasil gulung tikar. Tarif standar saja, lumayan kalau kamu ingin membantu. Jika dia usia lanjut kasih diskon, jika anak-anak yang service kasih harga turun. Jadi pintar-pintarlah cari hati pelanggan. Untung banyak tapi lama, apagunanya? Untung kecil tapi konsumen ramai itu yang mantap.

9. Jagalah Kebersihan

Kebersihan juga mempengaruhi bengkel kamu ramai lho. Bengkel yang kumuh dengan sampah yang berserakan, oli sana sini, tempat duduk penuh miyak, siapa yang betah? Konsumen mu tega kamu biarkan berdiri berjam-jam menunggu service tersebut? Jangan begitu. Kamu harus menjaga kebersihan bengkel, kalau bisa kamu tulis "Buanglah sampah pada tempatnya".

Sekarang ubah konsep usaha bengekel mu dengan solusi diatas. Bengel ramai omzet pun pasti meningkat. Selamat mencoba !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel