Rincian Modal Awal Usaha Percetakan Bagi Pemula

Anginbisniss.com - Memiliki usaha atau bisnis adalah impian banyak orang. Apalagi usaha yang bergerak dibidang jasa seperti percetakan. Anda suka usaha percetakan tapi bingung kira-kira berapa biaya yang akan dibutuhkan?. Usaha percetakan memang butuh modal yang lumayan. Artinya anda harus mempersiapkan modal yang cukup sebagai langkah awal membangun usaha percetakan.

Walaupun kebanyak orang beranggapan bahwa memulai usaha itu sulit. Tapi ingat, setiap usaha pasti ada jalan. Paling penting dimulai dari niat dan siap menjalankannya dengan konsisten. Untuk modal awal dengan sendirinya akan trealisasikan.

Menjalankan usaha percetakan memiliki keuntungan yang besar. Bisnis percetakan melayani dibidang kartu undangan khitan, pernikahan, brosur, pamflet, spanduk, buku, dan lain-lain. Anda bisa dengan mudah mengelola bisnis percetakan dengan santai dan lebih mudah memanagement pemasukan saat sudah berjalan.

Membuka sebuah usaha yang sukses dibutuhkan kerja kerasa yang mumpuni. Mulai dari ide usaha yang bagus dan tehnik panduan usaha yang tepat supaya berhasil. Salah satu jenis usaha yang menjanjikan yang bisa anda jalankan adalah usaha percetakan. Bisnis ini menangani seperti cetak kartu undangan khitan dan pernikahan, brosur, pamflet, spanduk, buku, dan lain-lain.

Rincian Modal Awal Usaha Percetakan Bagi Pemula


Kendala yang sering dialami oleh pemula untuk membuka usaha percetakan ialah modal. Usaha ini memang membutuhkan modal yang lumayan besar. Apalagi harga satuan mesin percetakan saja sangat  mahal. Misal seperti fotocopy, offset, printer saja bisa mencapai ratusan juta rupiah. Namun sebagai mental pengusaha anda tak perlu pesimis, karena perlahan usaha percetakan dapat dilakukan dengan modal kecil kecilan. 

Modal awal untuk membuka usaha ini bisa dimulai dari 20 juta rupihan. Modal ini digunakan untuk membeli komputer, mesin cetak atau printer, mesin pemotong, CD aplikasi untuk mengedit, mesin laminating, CD program, tinta cetak, dan alat untuk pembersihnya.

Untuk memulai usaha percetakan dengan modal kecil tentu anda harus menghemat biaya modal usaha. Agar lebih irit maka belilah mesin percetakan yang bekas tapi masih bisa digunakan alias tidak rusak. Kemudian pastikan mesin percetakan selalu hemat tinta yang dapat mencetak dokumen dalam jumlah banyak dan dengan waktu yang cepat. Setelah itu, mulailah membuka usaha percetakan dari rumah saja sambil mencari modal tambahan.

Modal usaha yang utama dari bisnis percetakan adalah pengetahuan pengalaman dalam memanagement  dan keterampilan dalam membuat produk-produk percetakan dengan kualitas sangat rapi, unik, dan menarik. Selain itu, modal usaha paling penting lainnyabialah mental bisnis yang oke, fokus, konsisten, pantang menyerah dan tekun. Kemudian modal uang memang harus ada secara bersamaan.

Lalu sering sekali orang bertanya berapakah rincian modal usaha yang untuk buka usaha percetakan bagi pemula? Untuk lebih jelas, sebagai refrensi anda maka simak informasi mengenai modal usaha percetakan berikut ini:
  • Mesin Percetakan atau Printer seharga Rp 10 juta
  • CD aplikasi coreldraw dan photoshop seharga Rp 200 ribu
  • Mesin laminating dan bahan laminasi seharga Rp 800 ribu
  • Komputer Pentium 5 seharga Rp 5 juta
  • Mesin pemotong seharga Rp 3 juta
  • Tinta mesin cetak seharga Rp 300 ribu
  • Larutan pembersih seharga Rp 400 ribu
  • CD program contoh desain, frame kalender, frame bingkai poto, dan background foto seharga Rp 300 ribu.

Modal diatas belum termasuk sewa lapak atau kios, karena anda mengawalinya dari rumah, kecuali jika memang modal sewa ruko atau kios sudah siap maka lebih baik anda langsung sewa. Baca: 5 Bisnis untuk anak SMA yang menguntungkan


Itulah rincian modal usaha percetakan offset sebagai pemula dengan konsep digital printing sebesar 20 juta rupiah. Hal itu diasumsikan sobat membuka usaha percetakan digital printing, sablon atau offset secara rumahan, tidak masalah diawali dari rumah dulu yang penting ditekuni pasti berhasil. 

Jika anda ingin buka tanpa tanpa modal Anda bisa menerima orderan lalu dicetak kepada percetakan milik orang lain. Jadi Anda bisa menjadi marketing atau agennya. Keuntungan dari cara ini akan lumayan besar secara perlahan bisa ditabung untuk buka sendiri.

Bisnis percetakan bisa memberikan untung yang lumayan besar karena setiap kali pelanggan memesan maka jumlahnya selalu banyak dari puluhan sampai ribuan. Apabila ada acara-acara besar maka usaha Anda akan sering dicari. Jadi modal yang tidak terlalu besar tersebut bisa kembali lagi dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Percetakan dapat kita artikkan dengan makna yang begitu luas, tapi tidak semua orang tau tentang itu. Usaha atau bisnis percetakan merupakan salah satu dari sekian banyak bisnis yang sangat menjanjikan, karena percetakan menjadi hal yang sulit dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari sejak dahulu hingga saat ini.

Jenis usaha Percetakan yang trend hingga saat ini

Percetakan hampir setiap hari kita jumpai, seperti undangan, brosur, majalah, surat kabar, kartu nama, kemasan, dan masih banyak lagi.

Berikut kita jelaskan berbagai macam jenis usaha percetakan yang trend dari dulu hingga saat ini :

Pertama Digital Printing

Digital printing semakin banyak dipakai untuk kerjakan banner, mug, umbul umbul, stiker merk mobil, bahkan juga brosur serta kartu nama. Kelebihan dari digiral printing adalah dapat melayani pemesanan dalam jumlahnya kecil bahkan juga satu lembarpun bisa diterima.

Kedua Offset Printing

Offset Printing ialah type percetakan yang memakai mesin, berlainan dengan mesin untuk digital printing, mesin offset lebih cenderung pada bagian memiliki bahan baku kertas bagian pembuatan offset ialah brosur, amplop, kop surat, buku, majalah, produk memiliki bahan kertas serta karton seperti kardus kue.

Ketiga Rotogravure

Rotogravure ialah type yang menggunakan mesin untuk jumlahnya besar dengan bahan basic plastik, tehnik bikin ini bisa dibagi jadi 2 type yakni cetak plastik dengan tinta di atas, serta cetak plastik dengan tinta tempat di dalam. contoh : paket gulaku, serta paket mieinstan yang memakai rotogravure laminasi.

Keempat Sablon

Sablon ialah tehnik cetak dengan manual di atas screen yang dikasih tinta serta alat yang diciptakan dapat memiliki bahan kain, kertas ataupun plastik.

Kelima Flexo

Flexo merupakan jenis percetakan dengan mesin yang memakai bahan berbentuk roll, berlainan dengan offset, digital printing,serta sablon. contoh : pemakaian flexo ialah cetak koran, kardus paket corrugated serta cetak stiker.

keunggulan flexo ialah bahan tinta yang tambah lebih murah dibandung offset serta dapat cetak berbentuk roll yang semakin banyak mengirit penggunaan bahan baku.

Cara Meningkatkan Omzet Percetakan

Nah, Jika anda sudah menjalankan bisnis percetakan maka anda juga harus memahami berbagai bentuk strategi agar omset bisnis percetakan anda dapat meningkat. Brikut caranya yang perlu anda pelajari, mulailah dari :

1. Peka Terhadap Peluang

Hampir setiap hari kita menemui hal-hal yang bisa kita jadikan lahan bisnis percetakan. Silahkan fokus anda ingin mengambil bisnis percetakan dengan target apa. Misalkan peluang tersebut seperti :
a. percetakan undangan pernikahan atau khitan
b. Formulir di kantor yang khusus
c. Buku ujian masuk perguruan tinggi.
d. Amplop, Stofmap, dan Kalender Kantor
e. Poster dan brosur kegiatan
f. Sablon

2. Menerima Order dan Puaskan pelanggan orderan anda

Anda wajib tidak boleh menolak jika ada orderan yang masuk kepada anda, hasil pekerjaan anda juga harus sangat bagus karena ini semua demi nama baik usaha anda . Baik itu saudara sendiri atau teman anda, hasil orderan haruslah istimewa dan benar-benar memuaskan pelanggan. Buat image bahwa anda mampu menerima semua orderan dengan baik. Pelanggan yang puas akan merekomendasikan jasa anda.

3. Tempat yang Strategis.

Nah seharusnya anda berada di pusat keramaian atau di pusat percetakan seperti ciputat mega mall. Kelebihan dari teknik tempat tersebut adalah pelanggan akan datang ke tempat anda.

4. Pahami bisnis percetakan

Pelajarilah mulai dari menerima order, kalkulasi, proses pengerjaan, quality control (QC), finishing, dan bila diperlukan  layanan purna jual.

Ketahuilah, anda bisa menghemat waktu dan uang untuk setiap prosesnya. jangan membuat pelanggan menunggu atau lari hanya karena anda lambat.

contohnya saja bagian proses pengerjaan. saat quality control, pasti banyak hasil cetakan yang kita buang karena kualitasnya tidak sesuai. oleh karena itu, saat proses pengerjaan siapkanlah semua dengan rapi. buatlah film atau draft degan sangat baik untuk meminimalisisr hasil cetakan yang rusak.

5. Niat dan Tekat yang Kuat

Banyak yang hanya berangan-angan. Inilah yang akan menjadi pengaruh kurang baik yang akan membuat bisnis anda tidak kunjung terealisasi. Dengan niat yang kuat serta cerdas memilih celah peluang yang ada akan memberikan banyak arti penting bagi permulaan hingga perjalanan bisnis yang akan anda tekuni. Begitu pula dengan bisnis investasi jangka panjang, yaitu bisnis percetakan.

6. Menjemput Bola

Jangan hanya berdiam diri, jadilah pebisnis yang berfikir sukses, dengan melihat celah dengan benar dan dari arah yang lebih dekat, maka anda akan mendapatkan segi positifnya. Misalnya saja dengan melihat peluang di sekitar anda. Dari acara yang akan diselenggarakan kerabat, tetangga atau teman anda. Seperti khitanan, atau pernikahan mungkin. Begitu pula dengan kebutuhan percetakan yang dibutuhkan Dusun dan Desa dalam kepengurusan RT dan RW. Dan masih banyak lagi celah yang dapat anda gunakan sebagai tapak dalam menjalankan bisnis percetakan ini.

7. Pelayanan Cerdas

Dengan anda mengetahui tingkat bisnis percetakan dan perjalanannya, maka anda dapat menganalisa kebutuhan bantuan karyawan yang mampu membantu anda dalam menyelesaikan semua pekerjaan di bisnis anda.

Ketika memakai analisa yang tepat, maka anda juga akan mampu melihat peluang manis mengenai ketepatan pengerjaan yang sesuai. Dengan begitu, anda tidak perlu sulit-sulit mengurangi pelanggan dengan menolak orderan yang datang. Karena orderan yang datang merupakan gudang rejeki tersendiri yang akan menjadi berkah dalam perjalanan bisnis percetakan anda.

8. Offline dan Online

Jika anda memilih untuk berbisnis secara offline, jangan pula langsung mengabaikan bisnis online. Karena orderan juga akan banyak masuk serta terbantu dengan bantuan cara online. Dengan cara ini akan anda nikmati orderan yang mengalir melalui media sosial yang juga akan menjadi ajang promosi bisnis percetakan anda secara gratis.

Usaha percetakan tak pernah ada matinya karena banyak di butuhkan oleh masyarakat. Bisnis ini mengalami perkembangan sangat pesat sehingga tepat untuk ditekuni. Hadirnya percetakan digital memiliki keunggulan tersendiri dimana pengerjaannya pun bisa dalam jumlah satuan maupun dengan jumlah banyak. Sehingga mampu diselesaikan dalam waktu singkat. Baca juga: Peluang usaha sablon dan cara menjalankannya

Sekarang banyak pengusaha percetakan mula merambah ke sistem percetakan digital. Ini dikarenakan keuntungan yang diperoleh sangat tinggi. Jika anda tertarik membuka usaha percetakan mesti harus mempersiapkan  modal yang dibutuhkan. Apalagi jika anda pemula maka penting untuk memahami tehnik usaha ini lebih awal.

Selain dari cara-cara diatas, masih banyak cara lain untuk mendapatkan kepercayaan konsumen dan bisa meningkatkan omset bisnis percetakan. Dan tentu anda wajib harus lebih kreatif dan jeli dalam membaca pluang pasar di tempat bisnis percetakan anda. Semoga bermanfaat dan bisa membantu, salam sukses.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel